Mata Kuliah Kepemimpinan
Pada semester 4 ini jurusan saya
mempelajari mata kuliah kepemimpinan yang diberikan oleh Ibu Daesy H Sanger.
Dalam kuliah ini, setiap pertemuan saya sangat merasa senang dan terhibur
karena kita sering tertawa namun serius tentang topik yang sedang dibicarakan.
Berbagai macam pertanyaan yang
diperhadapkan kepada saya dan teman-teman yang lain seputar pengertian tentang
kepemimpinan.
Jika saya mendengar kata “pemimpin”
maka yang akan muncul pertama kali dalam pikiran saya adalah Bapak Basuki
Tjahaja Purnama atau biasa dipanggil dengan nama AHOK yaitu seorang gubernur
DKI Jakarta saat ini. Kenapa langsung bapak Ahok yang muncul dalam pikiran
saya, karena beliau sendiri merupakan pemimpin yang sangat pemberani, melawan
kejahatan atau tindakan yang buruk dengan cara yang tegas dan benar. Tindakan yang
paling penting adalah bapak Ahok dalam bekerja selalu mengandalkan Tuhan. Dia
adalah seorang pemimpin yang beriman dan pemimpin yang sangat tangguh
mengahadapi segala persoalan yang dihadapinya. Saya sangat salut bangat sama
bapak AHOK dan saya berharap beliau bisa menjadi presiden republik indonesia
kelak.
Menurut saya pemimpin itu dibentuk,
alasannya karena jikalau seseorang itu akan menjadi seorang pemimpin maka dia
akan menjalani setiap proses yang ada untuk menjadi seorang pemimpin. Dengan
menjalani yang namanya PROSES maka dia akan mengalami yang namanya pengalaman.
Oleh karena itu, dari pengalaman yang ia dapatkan maka nanti jika dia menjadi
seorang pemimpin, tentunya dia itu akan merasa biasa saja dan dia bisa
mengatasi masalah tersebut dengan nyaman dan dengan hati yang tenang, sehinnga
masalah itu bisa dapat terselesaikan dengan baik. Hal tersebut bisa terjadi
karena dia sudah mengalami PROSES dengan cara DIBENTUK.
Lebih susah mana memimpin orang lain
atau diri sendiri? Menurut saya, yang lebih sulit itu adalah memimpin orang
lain,alasannya karena setiap keinginan, setiap sikap dan setiap perilaku orang
itu berbeda. Oleh karena adanya perbedaan tersebut maka kita akan lebih sulit
untuk memimpin orang lain. Memimpin orang lain itu tidak segampang memimpin
diri kita sendiri, karena jikalau kita memimpin diri kita sendiri maka setiap
apa yang kita inginkan dan setiap apa yang kita butuhkan tetunya kita bisa
mengaturnya sendiri. Akan tetapi alangkah baiknya jika kita bisa memimpin diri
kita sendiri dulu baru kita memimpin orang lain.
Jikalau seseorang pemimpin itu akan
menghadapi masalah, maka masalah mendasar yang akan ia alami adalah masalah
mempertahankan integritas yang ia miliki. Jikalau pemimpin sudah kehilangan
akan integritasnya sendiri, maka hal tersebut akan membahayakan dirinya sendiri
bahkan bisa menjatuhkan dirinya sendiri.
Terimakasih sudah mengunjungi blog saya.